• Statistik Blog

    • 96 hits

Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya

Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja. Keterangan: Penelitian yg dilakukan oleh Gallup International menunjukkan bahwa rata-rata eksekutif ibukota & Asia kaya mampu bertahan 90 hari dengan gaya hidup yang ada apabila besok dia berhenti kerja. Setelah itu mereka harus mulai menjual asset atau berhutang. Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang 10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki uang 10 milyar. Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai penghasilan 1 juta US keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang masuk tanpa harus bekerja. Sebagai perbandingan Mike Tyson, dia menghasilkan 300 juta USD sewaktu bertinju, tapi hari ini bangkrut dan masih berhutang 35 juta USD. Maka sebetulnya Mike Tyson bukan termasuk kaya, termasuk pula di dalam kategori orang yang bukan kaya adalah orang-orang yang punya penghasilan 1 Juta USD/tahun namun pengeluarannya 1,2 juta USD/tahun. Pertanyaan penting kali ini adalah: 1.) Bila besok anda berhenti kerja, berapa lama anda dapat bertahan hidup dengan gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual asset-asset anda? 2.) Lalu bagaimana kita bisa kaya menurut versi Robert T. Kiyosaki dimana passive income lebih besar dari biaya hidup? Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan passive income lebih besar dari biaya hidup. Cara membuat passive income: – Royalti dari hak cipta – Rumah yang disewakan/ dikostkan – Saham-saham yang menghasilkan deviden – Reksadana – Usaha-usaha yang menghasilkan Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang. Dan untuk mendapatkan materi tambahan eBook “24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan” senilai Rp. 250.000,- dan seminar 3 Hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,- oleh Tung Desem Waringin bisa Anda dapatkan di : http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=32880 Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan passive income lebih besar dari biaya hidup. Cara membuat passive income: – Royalti dari hak cipta – Rumah yang disewakan/ dikostkan – Saham-saham yang menghasilkan deviden – Reksadana – Usaha-usaha yang menghasilkan Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang. Dan untuk mendapatkan materi tambahan eBook “24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan” senilai Rp. 250.000,- oleh Tung Desem Waringin bisa Anda dapatkan di : http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=32880

Buruknya Pengawasan Ujian Nasional SMP

Ujian Nasional SMP tahun pelajaran 2008/2009 telah dilaksanakan pada tanggal 27 sampai 30 April 2009. Pengawas di sekolah yang akan mengikuti ujian nasional harus dari sekolah lain. Dan satu ruangan ujian diawasi oleh 2 orang pengawas. Paket soal pun dibagi 2 agar memperkecil risiko menyontek pada peserta ujian yaitu soal paket A dan paket B. Tetapi hal itu sepertinya tidak berguna jika soal pada paket A dan paket B mempunyai soal yang sama dan nomornya saja yang diacak.

Ada sebuah sekolah di sekitar daerah Parongpong yang baru pertama kali mengadakan ujian nasional sendiri di sekolah tersebut, karena murid-muridnya tidak mencapai batas yang ditentukan alias masih sedikit. Oleh karena itu pada waktu yang sebelumnya sekolah tersebut menumpang untuk melakukan ujian nasional di sekolah lain. Sehingga ujian nasional tersebut yang pertama kali diadakan di sekolah tersebut dan mungkin yang terakhir kali oleh sebab murid kelas 8-nya hanya belasan orang sedangkan syarat untuk mengikuti ujian nasional minimal muridnya harus 22 orang. Oleh karena itu kepala sekolah di sekolah itu tidak khawatir jika muridnya tidak lulus 100% (Sebelumnya sekolah tersebut selalu lulus 100% pada waktu ujian nasional karena sekolah yang ditumpanginya untuk ujian muridnya bodoh-bodoh) karena misalnya jika murid yang lulus hanya 50% sekolah tersebut tidak akan malu karena baru pertama kali melakukan ujian nasional di sekolah sendiri. Dan jika pada tahun-tahun berikutnya persentase kelulusan akan bertambah menjadi 70% misalnya sekolah itu akan berbangga hati dan dilirik sekolah lain sebagai sekolah meningkat prestasinya.

Itulah contoh sebuah sekolah yang mengikuti ujian nasional. Kembali kepada topik kita di atas, saya melihat situasi ujian sekolah yang santai dan tidak setegang yang anda pikirkan. Karena pengawas pun punya hati. Mereka tahu bahwa jika seorang murid tidak lulus ujian nasional maka mereka harus mengikuti paket B yang kualitasnya tidak bagus. Beberapa pengawas pun ada yang memperhatikan dengan teliti Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) agar murid tidak salah mengisikan data diri pada lembar jawaban. Dan juga lembar jawaban diperiksa kerapihan dan kebersihannya. Lembar jawaban tidak boleh kotor atau terlipat karena dengan kotor atau terlipat maka lembar jawaban tersebut tidak dapat dideteksi oleh komputer yang memeriksa lembar jawaban tersebut dan peserta ujian nasional tidak lulus.

Pada waktu pengawas memasuki ruang ujian seperti yang sudah lazim ada seorang murid (Peserta ujian nasional) yang memimpin peserta lain untuk memberi salam kepada pengawas ujian. Setelah itu lembar jawaban diberikan kepada para peserta lalu lembar soal. Menit-menit awal berjalan dengan tenang. Memasuki waktu pertengahan ada beberapa murid yang sudah mempersiapkan kunci jawaban yang ditulis di secarik kertas kecil. Ada yang disembunyikan di kaus kaki, dasi yang ada lubangnya sehingga dapat dimasukkan lembar jawaban yang berukuran kecil tersebut. Dan ada juga yang berupa sms dari teman di sekolah lain (yang belum tentu jawabannya benar) yang masih simpan di hand phone (HP) peserta yang dibawa ke ruang ujian. Pengawas pun mengawasnya tidak terlalu ketat meskipun ada pengawas lain yang mengawas dengan sangat ketat sehingga peserta ujian tidak dapat berkutik sedikit pun. Ketika pengawas sedang lengah para peserta tersebut mengeluarkan secarik kertas yang amat berharga tersebut dan mulai memberi beberapa titik di bulatan jawaban yang benar dari nomor 1-40 (Untuk ujian IPA dan Matematika karena buat apa menyontek ujian untuk pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia meskipun ada juga peserta lain yang menyontek pada waktu ujian tersebut). Ada juga peserta yang bertanya kepada peserta lain dengan menggunakan kode-kode untuk menanyakan soal yang tidak tahu. Para peserta pun dapat menanyakannya kepada peserta yang berbeda paket yaitu dari Paket A ke Paket B karena sebenarnya kedua paket tersebut mempunyai soal yang sama hanya nomornya saja yang berbeda.

Sebetulnya peristiwa menyontek sudah diketahui pengawas di seluruh Indonesia tetapi para pengawas tersebut tidak terlalu menghiraukan karena sudah jadi suatu kelaziman di negeri kita ini. Bahkan murid yang sudah ketahuan bertanya kepada murid yang lain dengan memberi kode dan menyontek melalui secarik kertas berharga tidak diapa-apakan. Malah para pengawas tersebut memberitahu, “Nanti kalo ada TPI (Tim Pengawas Independen) bukan TPI yang di tv ya! Pokoknya selain muka-muka pengawas yang kalian tahu hati-hati. Simpan semua kertas kecil yang tadi dipegang sama kode-kodenya.” Pengawas pun sudah tahu jaringan contek-menyontek di sebuah ruangan. Pengawas pun tidak jarang melontarkan lelucon kepada para peserta ujian agar tidak jenuh karena sudah selesai mengerjakan soal ujian sesuai dengan tulisan di secarik kertas berharga. Melalui bukti tersebut dapat kita ketahui bahwa pengawas tersebut kasihan jika ada peserta ujian yang tidak lulus. Dan pengawas sejati yang tidak terlalu sejati adalah TPI. Kata teman-teman sih TPI itu Pak Polisi tetapi pak polisi sedang asyik mengobrol dengan pak kepala sekolah sambil meneguk secangkir kopi.

Tetapi itu semua adalah berkah tersendiri bagi para peserta ujian.
Saya mengucapkan berterima kasih kepada para pengawas ujian nasional di seluruh nusantara.

Google Adsense

Semua orang telah mengetahui Google. Google adalah search engine raksasa di dunia. Banyak sekali program yang google tawarkan untuk kita salah satunya adalah Google Adsense. Google Adsense adalah program Pay Per Click (PPC) yaitu sebuah program untuk berbisnis. Cara kerjanya apabila kita sudah menaruh/menempatkan google adsense di blog atau web kita, dan ada orang yang melakukan click terhadap iklan tersebut maka sejumlah besar uang akan dimasukkan ke dalam account kita di google adsense.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.